Aku Menyebutnya Kabut September


Tak ada yang lebih sabar
Dari rakyat negeri ini
Dibakarnya hutan yang mereka miliki
Yang disulut oleh orang-orang tak tau diri
Dimakannya berpiring-piring asap
Yang disuguhkan oleh orang-orang yang makan suap

Tak ada yang lebih arif
Dari pemerintah negeri ini
Hutan terbakar dibiarkannya
KPK berkobar dipadamkannya
Riau gelap oleh kabut didiamkannya
Jakarta gelap oleh listrik diributkannya

Tak ada yang lebih diingat
Dari kabut bulan september
Ditutupnya hidung rakyat
Begitu pula mulut wakilnya
Apakah mereka akan terus tutup telinga
Hingga rakyat tutup usia?


Sajak Sansekerta

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian".

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama